BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIAONLINE BINTANG SAMUDERA

Kepala SMPN 09 Padang "Smart Surau Melatih Membiasakan Anak Bangun Diwaktu Subuh"


Padang, bintangsamudera.com - Dengan adanya program pemerintah Smart Surau Anak-anak sekolah di wajibkan sholat subuh di Mesjid. SMPN 09 Padang berkolaborasi dengan orang tua siswa untuk saling menjaga anak-anak agar datang sholat subuh ke Mesjid dekat rumah mereka masing-masing.


Bangun tidur di waktu subuh sangatlah baik untuk kesehatan tubuh kita, maka dari itu kita wajib membiasakan kepada anak-anak kita untuk bangun di waktu subuh. agar kelak mereka besar sudah terbiasa dengan bangun subuh dan mengerjakan sholat subuh berjama'ah di Mesjid.

Ademutia, M.Pd selaku Kepala SMPN 09 Parak Gadang Timur, Kota Padang mengatakan bahwa siswa yang ikut sholat subuh berjama'ah dimesjid saat ini sudah 70%, hanya tinggal 30% lagi yang belum melaksanakan sholat subuh di Mesjid di karenakan anak kita ada yang non Muslim dan ada anak yang keluarga brokenhome disebabkan orang tua pisah, anak tinggal sama nenek dll.

Anak-anak inilah yang kita edukasi, kita memberitahukan kepada mereka bahwa sholat lima waktu itu adalah penting untuk pedoman hidup, dua waktu sudah mereka kerjakan di sekolah tinggal tiga waktu lagi yang dikerjakan dirumah, itu kita serahkan kepada keluarganya tetapi kita monitoring dengan scen barcode untuk sholat subuhnya.

Saya selalu Intruksikan kepada guru wali kelas melalui grup parenting kelas masing-masing, agar orang tua membangunkan anak dan mengajak mereka sholat subuh di Mesjid. Saya juga terjun langsung kroscek setiap kelas itu berapa siswa yang tidak ikut sholat subuh di Mesjid. jelas Ade saat ditemui diruang kerjanya, Selasa 20/01/'26

Lebih lanjut disampaikan Kepsek yang gercep ini (gerak cepat) Bagi anak yang tidak sholat subuh di Mesjid, kita panggil wali kelasnya, nanti wali kelas tindak lanjut ke orang tua, sekali, dua kali anak tidak sholat kita beritahu orang tua melalui grupnya tadi, kita juga sampaikan melalui surat edaran, akan tetapi jika anak tidak juga sholat, kita diskusi lagi dengan orang tua, kita panggil orang tuanya ke sekolah lagi. kita tanya apa sebabnya anak ini tidak sholat, kenapa tidak didorong atau dimotivasi anak ini untuk pergi sholat subuh. terang Ade

Dikatakan Ademutia, "Ada anak saya tanya kenapa tidak mengerjakan sholat? dijawab karena di rumah tidak ada yang sholat bu, orang tuanya tidak sholat, itulah tugas kami berat untuk membentuk anak-anak seperti ini. Ada juga orang tua yang hanya mengantar anak sampai di luar Mesjid, lalu orang tuanya pulang kerumah dan tidak ikut sholat dengan anak di Mesjid.  Bagaimana cara kami mengedukasi orang tua seperti ini.

Sementara madrasah yang pertama itu adalah dari rumah, jika dirumah anak terbiasa tidak sholat maka ketika sholat zuhur dan Ashyar di sekolah, mereka ngikut ajah, karena di sekolah tidak boleh anak yang tidak sholat zuhur dan Ashyar. 

Saya selalu ingatkan guru-guru kalau ada anak didik kita keimanannya kosong dari rumah kemudian di sekolah kita isi dengan sholat zuhur dan Ashyar, ilmu yang bermanfaat. InsyaAllah kita para guru mendapatkan pahala disisi Allah SWT. Hingga waktu tidur mereka pun kami tanya sama orang tuanya, jadi wali kelas selalu telfon orang tua siswa tiap hari jam 20.00 wib, Apakah anak sudah tidur apa belum.

Jadi harapan kami adalah SMPN 09 Parak Gadang Timur dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, religius, dan kondusif, dan kami berkomitmen menerapkan pola pembinaan yang konsisten, bertahap, dan berkelanjutan guna membangun komunikasi yang sehat antara sekolah dan orang tua siswa. Sehingga menjadikan anak didik kami tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, beriman, bertanggung jawab, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan mereka sehari-hari nantinya. Ungkap Ademutia#Ria

Posting Komentar

0 Komentar