BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIAONLINE BINTANG SAMUDERA

Polda Sumbar Kebut Pembangunan Dua Jembatan Bailey di Agam, Targetkan 15 Hari Selesai

Agama, bisa – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui jajaran Satbrimob terus memacu pembangunan dua unit Jembatan Bailey bantuan Kapolri di wilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memulihkan konektivitas warga yang terhambat akibat kendala infrastruktur.


Adapun dua lokasi pembangunan jembatan tersebut berada di Sawah Laweh, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, serta di Subarang Aia, Nagari Salareh Aie Timur. Pembangunan di kedua titik strategis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali mobilitas logistik dan ekonomi masyarakat setempat.


Proyek kemanusiaan ini mengerahkan sedikitnya 113 personel gabungan. Tim teknis terdiri dari 6 pakar teknisi Korps Brimob Polri di bawah pimpinan Iptu Budi Santoso, S.H., dan 7 teknisi spesialis fondasi. Kekuatan personel diperkuat oleh 100 anggota Satbrimobda Sumbar yang dikoordinir langsung oleh Kompol Dasrinal, S.H., M.H.


Sejak dimulainya pekerjaan pada 29 Januari 2026, tim di lapangan fokus pada tahap pembangunan awal, yakni pemasangan kerangka pondasi sebagai struktur penopang utama. Memasuki hari kelima pengerjaan, progres menunjukkan tren positif dengan target rampung secara keseluruhan dalam waktu 15 hari.


Dansatbrimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pembangunan jembatan rangka baja ini.


"Kami mengerahkan personel terbaik, termasuk bantuan teknis dari Korps Brimob pusat, untuk memastikan pengerjaan Jembatan Bailey ini berjalan presisi. Fokus kami saat ini adalah memperkokoh struktur pondasi agar jembatan mampu menahan beban kendaraan dengan aman. Ini adalah bakti Polri untuk masyarakat Agam," ujar Kombes Pol Lukman Syafri.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa kehadiran jembatan ini merupakan bentuk perhatian langsung dari pimpinan Polri terhadap kesulitan yang dialami warga di Sumatera Barat.


"Bapak Kapolri memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan akses di Palembayan ini. Kami menargetkan dalam 15 hari pengerjaan sudah rampung. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk membangun fisik jembatan, tapi juga memastikan roda ekonomi masyarakat kembali berputar dengan normal," jelas Kombes Pol Susmelawati.


Diharapkan dengan selesainya pembangunan di Sawah Laweh dan Subarang Aia, aktivitas sosial-ekonomi masyarakat di Kecamatan Palembayan dapat kembali berjalan tanpa hambatan.



Posting Komentar

0 Komentar